Jenis-jenis Tikus yang Sering Merusak Pemukiman

Jasa Pembasmi Tikus - Insekta Pest Control

Tikus adalah hewan pengerat yang menjadi masalah umum di banyak pemukiman. Mereka merusak makanan, peralatan, dan bahkan kabel listrik, yang dapat menyebabkan kebakaran. Tikus juga dapat membawa berbagai penyakit yang berbahaya bagi manusia.

Dalam artikel ini, saya akan membahas jenis-jenis tikus yang sering ditemukan merusak di pemukiman, seperti tikus rumah, tikus sawah, tikus kebun, tikus bangkai, dan tikus bubur. Saya akan menjelaskan ciri-ciri dan perilaku masing-masing jenis tikus, serta cara-cara untuk mengendalikan populasi tikus di pemukiman.

Menghadapi masalah tikus di pemukiman dapat menjadi sulit dan mengganggu. Namun, dengan memahami jenis-jenis tikus dan cara mengendalikannya, kita dapat mengurangi risiko kerusakan dan ancaman kesehatan yang diakibatkan oleh hewan ini. Saya berharap artikel ini dapat membantu membuka wawasan tentang masalah tikus dan memberikan solusi untuk mengatasi masalah ini di pemukiman.

Jenis-jenis Tikus yang Sering Merusak Pemukiman

Jenis-jenis tikus yang sering ditemukan di Indonesia. Terutama di pemukiman, properti, bangunan dan gedung, atau pabrik.

1. Tikus Got

Tikus Got yang nama latinnya Rattus norvegicus : Tikus ini sangat cepat penyebarannya, dan paling merusak secara ekonomi. Biasanya menyerang gudang, pabrik, supermarket, gedung dan lain-lain. Tikus ini biasanya bersarang di lubang-lubang saluran atau got, dibawah bangunan, dibawah timbunan sampah dan lain-lain. Hewan ini tergolong omnivora yang memakan semua makanan manusia dan hewan. Tikus got sangat bergantung pada makanan dan air.

Populasi tikus got dapat tumbuh dengan cepat dan menyebabkan banyak kerusakan pada rumah dan lingkungan sekitar. Oleh karena itu, penting untuk mengendalikan populasi tikus got agar tidak menyebabkan masalah yang lebih besar. Berikut adalah beberapa cara untuk mengendalikan populasi tikus got di pemukiman:

  1. Menjaga kebersihan lingkungan Tikus got suka hidup di tempat yang kotor dan berantakan. Oleh karena itu, menjaga kebersihan lingkungan sangat penting dalam mengendalikan populasi tikus got. Pastikan untuk membuang sampah dengan benar, membersihkan rumah secara teratur, dan menjaga kebersihan halaman.
  2. Memasang perangkap tikus Perangkap tikus merupakan cara yang efektif untuk mengendalikan populasi tikus got. Ada banyak jenis perangkap tikus yang tersedia di pasaran, seperti perangkap lem, perangkap kawat, dan perangkap elektronik. Pastikan untuk memasang perangkap tikus di tempat-tempat yang sering dilalui oleh tikus got.
  3. Menggunakan umpan tikus Umpan tikus adalah makanan yang diberikan kepada tikus yang telah dicampur dengan racun tikus. Tikus got akan memakan umpan tikus dan racun tikus akan membunuhnya. Pastikan untuk menghindari anak-anak dan hewan peliharaan saat menggunakan umpan tikus.
  4. Menggunakan jasa profesional Jika cara-cara di atas tidak berhasil, Anda dapat mempertimbangkan untuk menggunakan jasa profesional dalam mengendalikan populasi tikus got di pemukiman. Jasa profesional dapat membantu memasang perangkap tikus dan menggunakan bahan-bahan yang lebih efektif dalam membasmi tikus got.

Dengan menerapkan cara-cara di atas, Anda dapat mengendalikan populasi tikus got di pemukiman dan mencegah masalah yang lebih besar. Pastikan untuk tetap berhati-hati dalam menggunakan bahan-bahan kimia atau racun tikus dan selalu mengikuti instruksi dengan benar.

2. Tikus Atap

Tikus Atap yang nama latinnya Rattus-rattus : Tikus ini biasanya bersarang di dalam rumah, gedung-gedung tinggi dan disekitar pelabuhan. Tikus ini memiliki kemampuan memanjat dan menyeberangi kabel-kabel yang menghubung bangunan yang satu dengan yang lainnya. Meski omnivora, tikus ini biasanya mengkomsumsi sayuran dan buah dalam jumlah yang banyak.

Tikus atap sering merusak struktur bangunan dan dapat menyebabkan kerugian finansial yang besar. Oleh karena itu, penting untuk mengendalikan populasi tikus atap agar tidak menyebabkan masalah yang lebih besar. Berikut adalah beberapa cara untuk mengendalikan populasi tikus atap di pemukiman:

  1. Menjaga kebersihan lingkungan Tikus atap suka hidup di tempat yang kotor dan berantakan. Oleh karena itu, menjaga kebersihan lingkungan sangat penting dalam mengendalikan populasi tikus atap. Pastikan untuk membuang sampah dengan benar, membersihkan rumah secara teratur, dan menjaga kebersihan halaman.
  2. Menutup celah dan lubang di atap Tikus atap dapat masuk ke dalam rumah melalui celah dan lubang di atap. Pastikan untuk menutup celah dan lubang di atap dengan bahan yang tahan tikus, seperti kawat atau jaring. Hal ini akan menghalangi tikus atap masuk ke dalam rumah.
  3. Memasang perangkap tikus Perangkap tikus merupakan cara yang efektif untuk mengendalikan populasi tikus atap. Ada banyak jenis perangkap tikus yang tersedia di pasaran, seperti perangkap lem, perangkap kawat, dan perangkap elektronik. Pastikan untuk memasang perangkap tikus di tempat-tempat yang sering dilalui oleh tikus atap.
  4. Menggunakan umpan tikus Umpan tikus adalah makanan yang diberikan kepada tikus yang telah dicampur dengan racun tikus. Tikus atap akan memakan umpan tikus dan racun tikus akan membunuhnya. Pastikan untuk menghindari anak-anak dan hewan peliharaan saat menggunakan umpan tikus.
  5. Menggunakan jasa profesional Jika cara-cara di atas tidak berhasil, Anda dapat mempertimbangkan untuk menggunakan jasa profesional dalam mengendalikan populasi tikus atap di pemukiman. Jasa profesional dapat membantu memasang perangkap tikus dan menggunakan bahan-bahan yang lebih efektif dalam membasmi tikus atap.

Dengan menerapkan cara-cara di atas, Anda dapat mengendalikan populasi tikus atap di pemukiman dan mencegah masalah yang lebih besar. Pastikan untuk tetap berhati-hati dalam menggunakan bahan-bahan kimia atau racun tikus dan selalu mengikuti instruksi dengan benar.

3. Tikus Rumah atau sering juga disebut tikus Nying-nying

Tikus Rumah yang nama latinnya Mus musculus : Tikus ini biasanya bersarang di dinding kayu, lemari, gudang makanan, furniture dan dilubang-lubang. Tikus ini lebih teliti dan selalu menyelidiki dan tikus ini sangat baik dalam meloncat, memanjat dan berenang.

Selain yang tiga diatas, ada lagi jenis tikus yang biasanya ditemukan di sawah yang disebut Tikus Sawah, semak dan perkebunan serta juga ada tikus yang bewarna putih. Tapi untuk tikus yang biasa dan sering ditemukan di pemukinan, adalah yang tiga jenis di atas.

Sementara itu untuk hewan jenis Curut yang bentuk fisiknya sangat mirip dengan tikus, sebenarnya bukanlah bangsa yang sejenis dengan tikus. Dalam artian, Curut bukanlah jenis tikus, walaupun bentuk fisiknya sangat mirip. Karena Curut memiliki kebiasaan dan ciri-ciri biologis, yang sebenarnya kalau diperiksa dengan detail, sangat berbeda dengan tikus. Dan dilain kesempatan nanti, saya akan menulis tentang biologi curut dan beda curut dengan tikus.

Beberapa cara untuk mengendalikan populasi tikus rumah atau tikus nying-nying adalah sebagai berikut:

  1. Membersihkan rumah secara teratur dengan membuang sampah dan sisa makanan yang berserakan di sekitar rumah.
  2. Memastikan makanan yang tidak dimakan disimpan di tempat yang tertutup rapat seperti di dalam lemari atau kulkas.
  3. Menggunakan perangkap tikus atau racun tikus untuk membasmi tikus yang ada. Namun, penggunaan racun tikus harus dilakukan dengan hati-hati karena bisa berbahaya bagi hewan peliharaan atau anak kecil.
  4. Memastikan celah atau lubang yang ada di rumah di segala sisi ditutup rapat sehingga tikus tidak bisa masuk ke dalam rumah.
  5. Menggunakan bahan alami seperti minyak kayu putih atau peppermint yang diketahui bisa membuat tikus tidak suka dengan aroma tersebut. Bahan-bahan ini bisa diletakkan di sekitar rumah atau di tempat-tempat yang sering dilalui tikus.

Namun, yang terbaik adalah mencegah tikus masuk ke dalam rumah dengan menjaga kebersihan dan menutup semua celah atau lubang yang ada di sekitar rumah.

Rate this post
Facebook
WhatsApp
Telegram
Email

Leave a Replay